KHUTBAH GOLONGAN ALMAGHRUR ( GOLONGAN ORANG YANG TERBUJUK)
KHUTBAH GOLONGAN
ALMAGHRUR
ألحَمْدُ للهِ الّذِي خَلَقَ الخَلْقَ
لِعِبَادَتِهِ، وَأَمْرُهُمْ بِتَوْحِيْدِهِ وَطَاعَتِهِ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ
إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنا
مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، أَكْمَلُ الخَلْقِ عُبُودِيَّةً للهِ،
وَأَعْظَمَهُمْ طَاعَةً لَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا
مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَاِبهِ. اَمَّا بَعْدُ، فَيَااَيُّهَا
الْمُسْلِمُوْنَ، اِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَتَمُوْتُنَّ إِلاَّ
وَأَنـْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ
الْكَرِيْمِ: وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُوا
وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَآءً فَأَلَّفَ بَيْنَ
قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا
Ma’asyirol hadirin Rohimakumulah
Monggo kita sami ningkataken takwa kita dumateng
Allah SWT, ateges ngelampahi sedoyo perintahipun dan nebihi sedoyo awisanipun.
Maasysyirol hadirin Rohimakumullah
Romadhon telah berlalu dan kita telah berada di
penghujung bulan syawal, besok hari sabtu 12 juni 2020 sudah masuk dzulqo’dah menurut Lembaga Falakiyah.Kita
jangan terlena bahwa segala ibadah kita pasti diterima oleh ALLah SWT.
Jamaah shalat jum'at hafidhakumullah,
Kita seringkali tertipu dengan pola pikir kita,
bahwa apa yang nampaknya berupa amal ibadah,amal akhirat ternyata tidak sampai
ke akhirat karena tertipu dengan lahiriyah atau bangunan fisik saja. Imam Ghozali
mengelompokkan ada 4 golongan orang yang tertipu dengan ibadah mereka :
1.
Ulama atau Cendekiawan
Mereka
yang merasa ilmu-ilmu syariah dan aqliyah yang dimiliki telah mapan (cukup).
''Mereka mendalaminya dan menyibukkan diri mereka dengan ilmu-ilmu tersebut,
namun mereka lupa pada dirinya sendiri sehingga tidak menjaga dan mengontrol
anggota tubuh mereka dari perbuatan maksiat.''
2. Golongan Ahli Ibadah
Golongan berikutnya yang tertipu, kata
al-Ghazali, adalah golongan ahli ibadah. Mereka tertipu dalam hal ibadah mereka. Mereka
memperberat urusan dalam hal ibadah. Tetapi, meringankan dalam hal yang haram.
Misalnya, menggunakan barang yang jelas keharamannya, namun enggan
meninggalkannya.
3. Golongan Hartawan
Menurut imam Ghozali, Mereka
adalah orang yang giat membangun masjid, membangun sekolah, tempat penampungan
fakir miskin, panti jompo dan anak yatim dan lain sebagainya. Kelompok hartaw
yang tertipu adalah mereka yang memperoleh harta kemudian
menafkahkannya untuk pembangunan masjid. Sedangkan cara caranya dengan cara yang dholim dan
tidak mengharap ridho Allah..
4. Golongan Ahli Tasawuf
Kebanyakan
mereka muncul pada zaman ini. Mereka yang tertipu adalah yang menyerupakan diri
mereka ( meniru - niru )dengan cara berpakaian para ahli tasawuf, meniru niru
para ulama, cara berpikir dan penampilan, perkataan, sopan santun, gaya bahasa,
dan tutur kata. Mereka juga tertipu dengan cara bersikap, mendengar, bersuci,
shalat, duduk di atas sajadah sambil menundukkan kepala, bersuara rendah ketika
berbicara, dan lain sebagainya.padahal dalam hatinya
pingin dipuji-puji sebagai orang alim.
بارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ
اْلعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذِكْرِ
الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَإِنَّهُ هُوَ
السَّمِيْعُ العَلِيْمُ، وَأَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ
إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم
Comments
Post a Comment