KHUTBAH SINGKAT NISFU SYAKBAN
KHUTBAH SINGKAT NISFU SYAKBAN
الحَمْدُ لِلّٰهِ
الْمَلِكِ الدَّيَّانِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ
عَدْنَانَ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَتَابِعِيْهِ عَلَى مَرِّ الزَّمَانِ،
وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ
الْمُنَـزَّهُ عَنِ الْجِسْمِيَّةِ وَالْجِهَةِ وَالزَّمَانِ وَالْمَكَانِ،
وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّــدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كَانَ
خُلُقَهُ الْقُرْآنُ، أَمَّا بَعْدُ، عِبَادَ الرَّحْمٰنِ، فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ
وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ المَنَّانِ، الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ
الْقُرْآنِ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ارْكَعُوا وَاسْجُدُوا
وَاعْبُدُوا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (الحج: ٧٧)
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Marilah kita semua selalu meningkatkan
ketakwaan kita kepada Allah subhanahu wata’ala dengan melaksanakan semua
kewajiban dan meninggalkan segenap larangan.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Kita sebentar lagi akan memasuki bulan
Romadhon dan malam senin tanggal 28 Maret 2021 nanti kita akan berada pada
malam nisfu syakban.
Kita dianjurkan untuk melakukan berbagai
kebaikan kapan pun dan di mana pun termasuk pada malam nisfu Sya’ban.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ
فَقُوْمُوْا لَيْلَهَا وَصُوْمُوْا نَهَارَهَا (رَوَاهُ ابْنُ مَاجَه فِي
السُّنَنِ وَالْبَيْهَقِيُّ فِي شُعَبِ الْإِيْمَانِ)
Maknanya: “Apabila tiba malam nisfu Sya’ban,
maka hidupkan malamnya dan berpuasalah di siang harinya” (HR Ibnu Majah dalam
as-Sunan dan al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman)
Yakni bangunlah di sebagian besar malam
itu dan isilah dengan shalat, baca surat Yasin atau surat-surat lainnya dalam
Al-Qur’an, dzikir, doa dan kebaikan-kebaikan yang lain.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Marilah kita manfaatkan pertengahan Sya’ban ini dengan sebaik-baiknya. Marilah
kita berpuasa di hari nisfu Sya’ban (hari kelima belas Sya’ban) dan
memperbanyak shalat di malam harinya (malam 15 Sya’ban), karena telah
diriwayatkan dalam hadits yang shahih:
يَطَّلِعُ اللهُ إِلَى خَلْقِهِ فِي لَيْلَةِ
النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلاَّ لِمُشْرِكٍ أَوْ
مُشَاحِنٍ (رَوَاهُ ابْنُ حِبَّانَ والطَّبَرَانِيُّ وَالْبَيْهَقِيُّ)
Maknanya:
“Allah merahmati para hamba-Nya di malam nisfu Sya’ban, maka Ia mengampuni
semua makhluk-Nya kecuali orang yang musyrik dan seorang muslim yang ada
permusuhan, kedengkian dan kebencian terhadap Muslim lain karena urusan
duniawi” (HR Ibnu Hibban, ath-Thabarani dan al-Baihaqi). Makna hadits ini bahwa
Allah mengkhususkan malam nisfu Sya’ban dengan sebuah keistimewaan, yaitu Allah
merahmati para hamba-Nya yang beriman dengan rahmat yang khusus. Allah
mengampuni untuk sebagian kaum Muslimin sebagian dosa mereka dan mengampuni
untuk sebagian kaum Muslimin semua dosa mereka. Sedangkan orang kafir dan
musyrik, maka Allah tidak akan mengampuninya. Demikian pula musyahin, yakni
seorang Muslim yang ada permusuhan, kedengkian dan kebencian terhadap Muslim
lain karena urusan dunia. Oleh karenanya, hendaklah masing-masing kita memperbaiki
hubungan dengan saudara sesama Muslim. Dan hendaklah masing-masing dari kita
memaafkan, berlapang dada dan mengeluarkan serta membuang iri dan kebencian
dari hati kita sebelum malam nisfu Sya’ban tiba. Dengan itu, semoga Allah
merahmati kita dan mengampuni dosa-dosa kita.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Terakhir kami ingin menyinggung sedikit satu permasalahan terkait akidah yang
wajib kita yakini. Para ulama Ahlussunnah wal Jama’ah sepakat menyatakan bahwa
takdir dan kehendak Allah tidak berubah karena doanya orang yang berdoa atau
sedekah yang dilakukan oleh seseorang, baik pada nisfu Sya’ban atau di
waktu-waktu yang lain. Kita diperintah untuk berdoa, tiada lain adalah untuk
menampakkan penghambaan kita kepada Allah subhanahu wata’ala. firman Allah
subhanahu wata’ala:
أُجِيبُ دَعْوَةَ
الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ (البقرة: ١٨٦(
Maknanya: “Aku mengabulkan permohonan
orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku” (QS al-Baqarah: 186)
Hadirin yang dirahmati Allah, Demikian khutbah singkat pada siang hari
yang penuh keberkahan ini. Semoga bermanfaat dan membawa barakah bagi kita
semua. Amin.
أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ
لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Comments
Post a Comment