SABAR BUKTI KEIMANAN
SABAR BUKTI KEIMANAN
اَلْحَمْدُ
لِلهِ الَّذِيْ وَفَّقَ مَنْ شَاءَ مِنْ خَلْقِهِ بِفَضْلِهِ وَكَرَمِهِ، وَخَذَلَ
مَنْ شَاءَ مِنْ خَلْقِهِ بِمَشِيْئَتِهِ وَعَدْلِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ
إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَلَا شَبِيْهَ وَلَا مِثْلَ وَلَا
نِدَّ لَهُ، وَلَا حَدَّ وَلَا جُثَّةَ وَلَا أَعْضَاءَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ
سَيِّدَنَا وَحَبِيْبَنَا وَعَظِيْمَنَا وَقَائِدَنَا وَقُرَّةَ أَعْيُنِنَا
مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، وَصَفِيُّهُ وَحَبِيْبُهُ. اَللهم صَلِّ
وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللهِ، وَعَلَى
آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَّالَاهُ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ
الْقِيَامَةِ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ. أَمَّا بَعْدُ،
فَإِنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ
الْقَائِلِ فِيْ مُحْكَمِ كِتَابِهِ: وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ
إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ
مَسْئُولًا. وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا إِنَّكَ لَنْ تَخْرِقَ الْأَرْضَ
وَلَنْ تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُولًا. كُلُّ ذَلِكَ كَانَ سَيِّئُهُ عِنْدَ رَبِّكَ
مَكْرُوهًا (سورة الإسراء: ٣٦-٣٨).
Maasyirol hadirin rkh
Monggo kita sami tingkataken taqwa kito
dating Allah SWt, kanti ngelampahi sedoyo perintahipun lan nebihi sedoyo
awisanipun
Maasyirol hadirin rhk
Cobaan yang bertubi tubi yang menimpa diri
kita dan bangsa kita ini sejatinya
adalah implementasi kasih saying Allah kepada kita, agar supaya kita lebih
mendekatkan diri kepadaNya. Barangkali Selama ini kita jauh dari Nya, walaupun
kadangkala kelihatannya kita beribadah kepada Allah. Tapi lihatlah diri kita.
Apakah kita sudah benar benar ikhlas beribadah kepada Allah, apakah amal kita
sudah benar benar ikhlas? Padahal kita selalu menyebut nyebut amal kita supaya
di dengar orang, apakah puasa dan haji kita sdh benar benar perwujudan ketaatan
kepa Allah? Padahal kita ingin selalu dipuji. Lihatlah sekali lagi diri kita,
betapa hina dinanya, betapa lemahnya.marilah dalam beribadah dab beramal ikhlas
tanpa batas.
Ujian
dan musibah semuanya atas ijin Allah , seperti firman Allah SWT :
مَآ أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذۡنِ
ٱللَّهِۗ وَمَن يُؤۡمِنۢ بِٱللَّهِ يَهۡدِ قَلۡبَهُۥۚ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَيۡءٍ
عَلِيمٞ
"Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa (seseorang)
kecuali dengan izin Allâh; barang siapa yang beriman kepada Allâh, niscaya Dia
akan memberi petunjuk ke (dalam) hatinya. Dan Allâh Maha Mengetahui segala
sesuatu." (QS At-Taghâbun:11)
Hadits Nabi صلى الله عليه وسلم:
مَا يَزَالُ الْبَلاَءُ
بِالْمُؤْمِنِ وَالْمُؤْمِنَةِ فِي جَسَدِهِ وَمَالِهِ وَوَلَدِهِ حَتَّى يَلْقَى
اللهَ وَمَا عَلَيْهِ خَطِيْئَةٌ.
“Cobaan
akan selalu menimpa seorang mukmin dan mukminah, baik pada dirinya, pada
anaknya maupun pada hartanya, sehingga ia bertemu dengan Allah tanpa dosa
sedikitpun.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)
Sabar Menjalani Musibah Bukti Keimanan ||
Tetap Jalankan Protokol Kesehatan karena Pandemi belum Hilang.
Maasyirol hadirin RHK
Kita sebagai orang yang beriman harus
senantiasa mensyukuri nikmat Allah dalam keadaan apapun. Harus sabar, sabar itu
ilmu tingkat tinggi, belajarnya setiap hari, latihannya setiap hari, ujiannya
sering mendadak,sekolahnya seumur hidup.
Kalau kita mengetahui hakekat sabar ,
sebenranya sabar itu sangat nikmat, fassobru jamil.
Karena orang sabar itu selalu selalu beserta
dengan Tuhannya.
Semoga kita termasuk orang orang yang sabar
amin.
Comments
Post a Comment